Facebook Kembangkan Fitur Baru untuk Hancurkan Postingan Foto Selfie

social-media

Facebook yang awalnya hanya sekadar project main-main dari seorang mahasiswa ‘pecatan’ Harvard University, Mark Zuckerberg pada tahun 2003 lalu itu tidak disangka-sangka sekarang menjadi salah satu jejaring sosial nomor satu dunia dan sebagai perusahaan paling bonafit dengan pendapatan per tahun 2017 mencapai USD 40.653 miliar serta memiliki lebih dari 25 ribu karyawan yang tersebar di berbagai negara.

Dalam perjalanannya menjadi sebuah perusahaan dan jejaring sosial top dunia, Facebook telah melakukan berbagai inovasi untuk menyempurnakan websitenya tersebut sembari memberikan layanan terbaik kepada penggunanya.

Tidak hanya itu saja, berbagai manuver dilakukan dengan cara melakukan akuisisi banyak perusahaan yang mana beberapa di antaranya memiliki popularitas dan pengguna sangat tinggi di dunia,

Seperti 3 di antaranya adalah paten dari Friendster pada tanggal 13 Mei 2010 sebesar USD 40 juta, Instagram pada tanggal 9 April 2012 sebesar USD 1 miliar dan WhatsApp pada tanggal 19 Februari 2014 lalu dengan mahar sebesar USD 19 miliar.

Sayangnya, dari popularitas, nama besar dan jumlah pendapatan yang dimiliki tersebut ternyata Facebook tidak berhasil mengakuisisi salah satu jejaring sosial yang sekarang ini cukup nge-tren khususnya di kawasan Amerika Serikat dan Eropa, yaitu Snapchat.

Untuk itu, pada awal bulan Juni 2014 lalu, Facebook mengembangkan aplikasi mobile yang dapat dikatakan sebagai penantang atau pesaing dari Snapchat bernama Slingshot. Sayangnya, dalam perkembangan dan perjalanannya, justru ketika Snapchat terus bersinar, Slingshot justru meredup karena tidak banyak orang yang tertarik untuk menggunakannya.

Facebook-Social

Akhirnya hanya berselang beberapa bulan saja sejak dirilis, Facebook secara resmi tidak melanjutkan project Slingshot itu dan kemudian menariknya dari iTunes App Store dan Google Play Store pada bulan Desember 2015. Hal tersebut dilakukan Facebook bersamaan dengan ditutupnya divisi ‘Creative Labs’ yang mereka miliki sebelumnya.

Dan kini ada satu kabar baru yang menyebutkan bahwa Facebook secara diam-diam meneruskan project Slingshot tersebut dan juga masih terinspirasi dengan ide yang dimiliki Snapchat.

Hanya saja, kali ini Facebook akan mengaplikasikannya pada situs jejaring sosial mereka, yaitu fitur Slingshot for Self-Destructing Selfies.
Secara umum, fitur satu ini berfungsi untuk menghancurkan foto selfie yang dikirimkan ke teman atau orang lain dalam lingkup Friendsnya dan kemudian dalam hitungan beberapa waktu, foto tersebut akan terhapus dengan sendirinya atau secara otomatis.

Memang tidak dijelaskan secara detail apa visi, misi atau juga tujuan utama dikembangkannya fitur baru tersebut, hanya saja menurut beberapa pengamat mengatakan bahwa Slingshot for Self-Destructing Selfies ini difungsikan sebagai sarana penarik perhatian lawan bicara atau juga sebagai sarana untuk mengetahui lawan bicara sedang melakukan aktivitas apa tanpa harus menyimpan foto selfie tersebut terlalu lama.

Kabarnya, dalam jangka waktu dekat ini, fitur Slingshot for Self-Destructing Selfies hanya dapat digunakan atau dinikmati oleh para pengguna smartphone saja karena rumornya hanya tersedia di iTunes App Store dan Google Play Store, tidak untuk browser laptop atau komputer.

Author: Are Zuiger

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *