Ini Perbedaan Mendasar dari Vivo NEX A dan Vivo NEX S

Nex-Vivo-APEX

Nampaknya Vivo ingin meniru langkah Xiaomi atau juga Oppo dalam menggeser dominasi produk smartphone dari pabrikan-pabrikan raksasan dunia, seperti Samsung, Apple, Sony sampai dengan BlackBerry.

Sampai sekarang ini, sudah banyak sekali produk yang dirilis Vivo, khususnya di Tanah Air dan beberapa waktu lalu, kembali 2 produk anyar langsung tersaji untuk para pecinta gadget dan smartphone di seluruh dunia, yaitu Vivo NEX A dan Vivo NEX S.

Kedua produk anyar dari Vivo ini nampaknya mengadopsi desain bezel-less atau tanpa batasan samping yang sekarang digunakan oleh kebanyakan produk Samsung.

Namun ketika disinggung seperti itu, pihak Vivo sendiri membantahnya dengan mengatakan bahwa desain bezel-less pada produk-produk barunya ini merupakan pengembangan dari smartphone konsep milik mereka sendiri yang sempat dipamerkan di ajang Mobile World Congres 2018 pada bulan Februari kemarin, yaitu Vivo Apex.

Vivo-Nex-S

Secara umum, memang desain yang digunakan Vivo NEX A dan Vivo NEX S sangat mirip dengan smartphone konsep Vivo Apex tersebut, hanya saja, dalam tubuh Apex tidak dilengkapi dengan notch dan juga kamera depan dengan desain pop-up.

Mengesampingkan masalah desain antara produk konsep dan 2 produk smartphone terbaru dari Vivo itu, lantas kira-kira apa yang membedakan antara Vivo NEX A dan Vivo NEX S?

Jaringan

Memang kedua produk smartphone anyar Vivo ini support untuk digunakan dalam jaringan GSM, CDMA, HSPA dan LTE, hanya saja jika dibandingkan dengan Vivo NEX A, Vivo NEX S memiliki cakupan lebih luas jika harus digunakan untuk berjalan di jaringan 4G LTE.

Internal

Nex-A-Internal

Masih sama menggunakan operating system Android 8.1 Oreo yang kabarnya dapat diupgrade ke versi terbaru atau Android P nantinya, namun ada perbedaan jerohan antara kedua perangkat mobile ini.

Chipset yang digunakan oleh Vivo NEX A adalah Qualcomm SDM710 Snapdragon 710, sedangkan Vivo NEX S menggunakan chipset Qualcomm SDM845 Snapdragon 845.

Selain chipsetnya, prosesor yang digunakan kedua smartphone tersebut juga berbeda. Vivo NEX A menggunakan prosesor Octa-core (2×2.2 GHz Cortex-A75 & 6×1.7 GHz Cortex-A55) dengan GPU Adreno 616, sedangkan Vivo NEX S memakai prosesor Octa-core (4×2.7 GHz Kryo 385 Gold & 4×1.7 GHz Kryo 385 Silver) dengan GPU 630.

Internal storage yang dimiliki Vivo NEX A hanya satu saja, yaitu sebesar 128 GB dengan RAM sebesar 6GB, sedangkan yang dipunyai Vivo NEX S ada 2 versi, yaitu 128GB dan 256GB. Kedua versi tersebut disokong dengan RAM sebesar 8GB.

Selain masalah jaringan dan sisi internalnya, Vivo NEX A dan Vivo NEX S dapat dikatakan kembar identik. Keduanya memiliki ukuran sebesar 162 x 77 x 8 mm dengan bobot 199 gram.

Layar yang digunakan keduanya adalah Super AMOLED 16M warna yang mana berukuran 6.59 inci dengan resolusi sebesar 1080 x 2316 pixel plus dilengkapi dengan fitur Funtouch OS 4.

Sedangkan kamera utama yang dimiliki kedua perangkat mobile ini memiliki resolusi sebesar 12MP + 5MP yang telah didukung oleh beberapa fitur menarik, seperti 4-axis OIS, phase detection autofocus, dual-LED dual-tone flash, Geo-tagging, touch focus, face detection, HDR dan panorama.

Sedangkan kamera depannya memiliki desain pop-up dengan resolusi lensa sebesar 8MP. Kabarnya, sekarang ini baik Vivo NEX A ataupun Vivo NEX S sudah dapat dipesan. Hanya saja, kedua perangkat tersebut belum tersedia langsung di Tanah Air dan untuk memilikinya baru bisa via pre-order langsung dari Cina.

Vivo NEX A dipasarkan dengan harga CNY 4.498 atau sekitar Rp 9,7 juta, sedangkan Vivo NEX S dijual dengan harga CNY 4.998 atau sekitar Rp 10,8 juta.

Author: Are Zuiger

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *