Kenapa Tidak Ada Produk Nokia dengan Angka 4 di Awalnya

Nokia-smartphone

Sebelum kedatangan BlackBerry atau juga datangnya era smartphone seperti sekarang, Nokia merupakan salah satu atau bahkan pemimpin dunia ponsel dunia.

Banyak produknya laris manis di pasaran mengalahkan produsen-produsen ponsel lainnya. Hanya saja yang menjadi satu pertanyaan adalah, kenapa sedari dulu ketika masih berada di era ponsel sampai dengan masuk ke era smartphone.

Nokia tidak pernah menggunakan angka 4 di awal untuk seri produknya? Memang Nokia masih pernah menggunakan angka 4 dalam produknya,

Seperti pada Nokia 8148 (1996), Nokia 640 (1999), Nokia 3410 (2002), Nokia 6340 (2002), Nokia 6340i (2003), Nokia 5410 (2004), Nokia 5410i (2005), Nokia 6234 (2006) dan Nokia 114 (2012),

Akan tetapi kesemua angka 4 tersebut tidak diletakkan pada bagian depan melainkan terdapat di belakang angka lain sebelumnya.
Hal itulah yang sampai sekarang masih menjadi misteri karena tidak ada informasi resmi apapun dari pihak Nokia.

Dengan tidak adanya pernyataan atau jawaban resmi dari pihak Nokia, maka muncullah beragam opini dan dugaan terkait ‘dianaktirikannya’ angka 4 iniNokia-3G.

Salah satu pendapat atau perkiraan kenapa tidak ada produk Nokia dengan awalan angka 4 dikarenakan konon para petinggi di perusahaan asal Finlandia ini mempercayai masalah bad luck atau ketidakberuntungan di balik angka 4.

Bahkan ada pula yang menyebutkan bahwa produk Nokia sangat menjadi raja di kawasan Asia, khususnya Asia Timur dan Asia Tenggara di mana tidak sedikit dari negara-negara di kawasan ini yang juga masih mempercayai kekhawatiran dan ketakutan akan angka 4 atau disebut dengan istilah tetraphobia.

Walaupun tidak ada penjelasan resmi, namun ada pula yang mencoba mengaitkan antara angka 4 dengan angka 13 yang juga dikenal dengan angka sial. Angka 13 sendiri terdiri dari angka 1 dan 3 yang mana jika dijumlahkan maka hasilnya adalah 4.

Maka banyak yang menganggap bahwa 4 adalah dasar dari semua angka sial yang ada. Bahkan 4 juga diartikan sebagai angka kematian.

Banyak negara-negara di Asia Timur dan Tenggara, seperti di Cina, Jepang, Korea, Taiwan dan lainnya masih percaya bahwa angka 4 membawa kesialan.

Oleh karenanya, tidak sedikit dari gedung atau hotel yang menghilangkan angka 4 pada bangunannya, seperti tidak ada lantai 4 atau kamar dengan nomor 4 dan lain sebagainya.

Dan hal itulah, menurut keyakinan banyak pihak yang menjadi landasan utama kenapa tidak ada angka 4 di bagian awal pada produk-produk Nokia.

Bahkan karena tidak menggunakan angka 4 sebagai awalan pada produknya, rumornya Nokia juga meminta Symbian sebagai developer operating system yang digunakan pada semua produk feature phone mereka untuk melewati angka 4, seperti Symbian v1, v2, v3 dan langsung ke v5.

.Memang secara kulutral, Finlandia sebagai tempat asal di mana Nokia didirikan dan menjadi basisnya sekarang tidak mengenal akan masalah bad luck pada angka 4, hanya saja dikarenakan masalah bisnis dengan memperhatikan ketakutan mayoritas orang di Asia terhadap angka tersebut.

Maka mau tidak mau Nokia harus berkompromi dengan menghilangkan angka 4 dari produknya daripada tidak berjalan laju bisnis mereka.

Bahkan sekarang ini di produk-produk Androidnya, Nokia memiliki banyak sekali smartphone baru, mulai dari Nokia 1, Nokia 2, Nokia 2.1, Nokia 3, Nokia 3.1, Nokia 5, Nopkia 5.1, Nokia 6, Nokia 6.1, Nokia 7, Nokia 7 Plus, Nokia 8, Nokia 8 Sirocco dan tetap tidak ada produk dengan awalan nama 4 sampai sekarang.

Author: Are Zuiger

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *