Smartphone Lebih Kotor dari Dudukan Toilet, Lantas Bagaimana Membersihkannya?

Smartphone-kotor

Tidak dapat dipungkiri bahwa uang memiliki tingkat kotor yang lebih tinggi bahkan menjadi sarang kuman dan bakteri lebih banyak dibandingkan dengan dudukan toilet.

Namun ternyata, tidak hanya uang saja, ponsel, smartphone atau apapun perangkat mobile yang Anda gunakan juga tidak lebih bersih daripada uang.

Sampai sekarang ini, sudah berbagai penelitian dilakukan untuk membuktikan kebenaran dari pernyatan bahwa perangkat mobile lebih kotor dan jorok serta berkuman dibandingkan dengan dudukan toilet.

Rata-rata dari semua penelitian yang dilakukan, mayoritas memiliki hasil bahwa memang benar apa yang dituduhkan tersebut.

Menurut seorang peneliti dari University of Surrey, Inggris, bernama Dr Simon Park, perangkat mobile adalah sarang kuman dan bakteri yang mana dapat kapan saja menyerang manusia yang memiliki daya imunitas rendah.

“Nampaknya perangkat mobile yang kita gunakan tak hanya bisa menyimpan nomor telepon, tetapi juga dapat menyimpan kontak-kontak fisik kita dengan benda lain

Seperti saat kita bersentuhan atau berjabat tangan dengan orang lain, terkena tanah tanah, meraba atau memegang permukaan yang tak bersih dan lainnya,” ungkap Dr Simon.

Oleh karenanya, ada satu pertanyaan sepele yang mana penting untuk dijawab dan keketahui jawaban pastinya secara medis.

Pertanyaan di atas sebenarnya memiliki jawaban pasti, yaitu tergantung bagaimana, seperti apa, di mana Anda kerap menggunakan perangkat mobile dan juga beraktivitas.

Jika Anda lebih sering beraktivitas di luar ruangan yang cenderung kotor, maka pembersihan smartphone sangat disarankan untuk sering dilakukan.

Cara mudah untuk membersihkan perangkat mobile, seperti smartphone salah satunya adalah dengan menggunakan cairan khusus atau tisu basah yang mengandung alkohol. Dipercaya, banyak kuman dan bakteri akan mati jika terpapar dengan alkohol.

Akan tetapi, sebelum membersihkan perangkat, disarankan juga bagi Anda untuk mematikannya terlebih dahulu agar dapat mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan, seperti salah satunya masuknya cairan ke dalam lubang atau port yang terdapat di smartphone tersebut.

Selain mematikan perangkat agar tidak ada cairan masuk, disarankan pula agar tidak secara langsung menyemprotkan cairan apapun ke smartphone, melainkan ke media lain, seperti kain bersih, tisu atau sejenisnya.

Fokuskan pada layar karena bagian display tersebut lebih sering langsung menempel ke kulit wajah yang mana memiliki sensitivitas tinggi.

Jika layar kotor dan langsung ditempelkan ke wajah, maka ada kalanya jerawat atau alergi kulit lainnya dapat didapatkan seseorang.

Setelah dibersihkan dengan alkohol atau cairan disinfektan khusus, jangan dikeringkan dengan menggunakan hairdyer karena dikhawatirkan akan membuat lapisan atau material luar perangkat dapat mengering dan rusak. Cukup angin-anginkan saja dan tunggu sampai benar-benar kering.

Anda juga dapat menggunakan karet pelindung setelah perangkat dibersihkan dan kering. Hal tersebut dapat meminimalisir mudah kotornya perangkat ketika Anda gunakan dalam aktivitas sehari-hari.

Namun selain itu semua, Anda juga disarankan untuk tetap dalam keadaan bersih, yaitu mencuci tangan salah satu contohnya. Dengan tangan yang bersih, maka risiko perangkat ikut menjadi kotor juga semakin rendah.

Bagaimana? Mudah bukan? So, marilah kita menjaga kesehatan diri sendiri dengan memulainya dari perawatan kebersihan perangkat yang sering kita gunakan sehari-hari.

Author: Are Zuiger

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *